Wednesday 4 February 2026 - 01:50
Uskup, Pendeta, dan Cendekiawan Internasional: Keberanian dan Pandangan Peradaban Pemimpin Revolusi Islam Iran Patut Dihormati

Hawzah/ Sejumlah penganut agama dan para pembela kebebasan dari berbagai negara mengeluarkan pernyataan yang menyatakan dukungan mereka terhadap pemimpin tertinggi Republik Islam Iran.

Berita Hawzah – Isi pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:

“Kami, sekelompok penganut agama-agama samawi, pemikir independen, dan para pembela kebebasan dari berbagai bangsa dan budaya, merasa perlu menyampaikan pandangan kami mengenai sosok yang perannya melampaui batas-batas keyakinan dan politik, serta memiliki pengaruh penting dalam dinamika intelektual dan moral dunia kontemporer.

Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Republik Islam Iran, termasuk di antara para pemimpin yang (di tengah dunia yang dipenuhi politisasi, standar ganda, dan kecenderungan hegemonic) tetap teguh pada prinsip-prinsip seperti martabat manusia, kemandirian bangsa, keadilan, dan perlawanan terhadap kezaliman. Yang menarik perhatian kami bukanlah latar belakang keagamaan beliau, melainkan komitmen konsisten terhadap nilai-nilai moral, keberanian dalam mengambil keputusan, dan pandangan peradaban beliau terhadap masa depan umat manusia.

Di era ketika banyak pemimpin dunia tunduk pada kekuasaan dan kekayaan, beliau justru menjadi suara yang membela hak bangsa-bangsa untuk menentukan nasib sendiri, dan tetap melanjutkan jalan tersebut dengan penuh kesadaran terhadap risiko dan biayanya. Sikap ini, bahkan bagi mereka yang tidak berada dalam sistem pemikiran atau politik Iran, layak dihormati dan direnungkan.

Kami percaya bahwa dunia saat ini lebih dari sebelumnya membutuhkan pemimpin yang berakar pada identitas, independensi berpikir, dan komitmen moral. Dari sudut pandang ini, peran Ayatullah Khamenei dalam memperkuat wacana perlawanan terhadap ketidakadilan dan dominasi global merupakan fenomena penting dalam lanskap intelektual dunia modern.

Pernyataan ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap model kepemimpinan yang berlandaskan prinsip-prinsip kemanusiaan dan tanggung jawab historis, sebuah model yang melampaui batas-batas agama dan politik, dan layak mendapat perhatian, dialog, serta kajian objektif di tingkat global.”

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh:

1. Alexander Gelyevich Dugin — Pemikir politik, pendiri Partai Eurasia (Rusia)

2. Uskup Georgy Matrosov — Kepala Departemen Hubungan dengan Dunia Islam, Gereja Ortodoks Rusia (Rusia)

3. Uskup Surachai Wuttiyodomlert — Ketua Assemblies of God (Thailand)

4. Pendeta Emmanuel Nehemiah — Presbiter Gereja CSI-KCD, aktivis HAM dan hak Palestina (India)

5. Pendeta Emmanuel Sobe — Pendeta dan misionaris Kristen (Pakistan)

6. Pastor David Smith — Pendeta Anglikan, aktivis keadilan sosial dan dialog antaragama (Australia)

7. Pastor Joseph Ate Fokolore — Pendeta dan aktivis Kristen (Kenya)

8. Suster Bophe Chilche — Biara dan aktivis Kristen (Zambia)

9. John Dayal — Penulis dan jurnalis Kristen, mantan anggota Dewan Solidaritas Nasional India (India)

10. Sergey Baburin — Politisi Kristen, mantan anggota Duma Rusia (Rusia)

11. Tushar Gandhi — Penulis dan aktivis perdamaian, cucu Mahatma Gandhi (India)

12. Javier Fermin — Aktivis kebebasan dan keadilan (Spanyol)

13. Dr. Maryam Abu Daqa — Pemimpin Front Rakyat Pembebasan Palestina, mantan tahanan, aktivis sosial (Palestina)

14. Prof. John Trimble — Ketua Partai Revolusioner Rakyat Afrika (Afrika Selatan)

15. Dr. Malusi Mankobe — Peneliti, Universitas Johannesburg (Afrika Selatan)

16. Anthony Shaker — Dosen Universitas McGill (Kanada)

17. Maribel Preita (Amberly) — Dosen Universitas Bolivarian (Venezuela)

18. Dr. Alberto Vitor — Akademisi dan peneliti (Argentina)

19. Elias Al-Hashem — Dosen Kristen (Lebanon)

20. Navin Chandra Jha — Dosen Kristen (India)

21. Nabil Al-Turk — Pemikir Kristen (Belanda)

22. Dr. Michel Qadi — Penulis dan pemikir Kristen (Lebanon)

23. Juliano Arisbro de Oliveira — Aktivis Kristen internasional (Brasil)

24. Marcos Tenorio — Aktivis Kristen, Wakil Presiden IbrasPal (Brasil)

25. Iñaki Casado — Aktivis Kristen (Spanyol)

26. Violet Dager — Aktivis Kristen, Ketua Komite Arab untuk HAM (Prancis)

27. Citizens International — Organisasi internasional (Malaysia)

28. SEJAGAT — Organisasi internasional (Malaysia)

29. Humanitarian in Action International — Organisasi internasional (Malaysia)

30. Center for Peace Action and Development — Pusat aksi dan pengembangan perdamaian (Malaysia)

31. Global Coalition in Support of Baitul Maqdis and Palestine — Koalisi global pendukung Al-Quds dan Palestina (Malaysia)

32. Oleg Fomin — Ketua Yayasan RUSSAR (Rusia)

33. Ranjan Solomon — Penulis dan jurnalis Kristen (India)

34. Abbas Juma — Jurnalis dan analis politik Kristen (Rusia)

35. Maxim Shevchenko — Jurnalis, tokoh politik, dan aktivis HAM (Rusia)

36. Roni Alfa — Penulis dan jurnalis (Lebanon)

37. Serkis Al-Sheikha Al-Duweihi — Penyair dan aktivis media Kristen (Lebanon)

38. Hilane Atallah — Penulis dan aktivis media Kristen (Suriah)

39. Muhammad Jan — Aktivis budaya Kristen (India)

40. Ridwan — Insinyur Kristen (India)

41. Sadiq Khan — Pemikir Kristen (India)

42. Mahdi — Pemikir Kristen (India)

43. Muhammad Tariq — Ahli bahasa Kristen (India)

44. Adel Khan — Pemikir Kristen (India)

45. Mahdi Baqir Khan — Aktivis dan mahasiswa (India)

46. Yashfi Sadiqa Zaidi — Aktivis dan mahasiswa (India)

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha